jump to navigation

Kotagede, Sentra Perak YOGYAKARTA February 23, 2010

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
Tags:
5 comments

Adalah hal yang luar biasa bagi saya ketika bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah atau spesial di suatu kota. Saat masih tinggal di Batam, bersama teman-teman saya seringkali melancong ke berbagai sudut kota, bahkan sampai ke pelosok hingga pulau-pulau masih perawan di perbatasan negara Indonesia dan negara lain (misalnya pulau puteri).

Saat di Jogja begitu pula yang saya rasakan. Ketika weekend kemarin bersama teman melancong ke sentra produksi perak di Kotagede Yogyakarta, meski badan lelah tetapi hati senang. Apalagi saya melihat banyak sekali di sepanjang jalan toko-toko yang memajang berbagai jenis souvenir, baik yang terbuat asli dari perak maupun hanya sepuhan.

Saya melihat begitu beragam produk yang ditawarkan dengan tingkat kerumitan yang bervariasi. Dari mulai bros yang sederhana sampai replika candi Borobudur dan Prambanan yang begitu rumit. Dari beberapa toko yang saya datangi, rata-rata harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda.


Karena tertarik dan sebagai oleh-oleh saya kemudian membeli beberapa buah untuk dihadiahkan kepada orang-orang spesial maupun untuk dijual kembali di http://www.souvenir-nikahku. Karena kebetulan teman saya kenal dengan salah satu produsen perak di sana, jadinya saya diberikan harga spesial. Aduh senangnya! Terima kasih JOGJA!

Fanatisme BUTA February 20, 2010

Posted by snhadi in Kursi Patah.
Tags:
2 comments

Kadang secara tidak sadar kita mencintai sesuatu secara berlebihan. Entah itu jabatan, orang, ataupun harta kekayaan. Bahkan tidak jarang hal itu membuat kita lupa bertindak objektif, berpikiran jernih dan berhati bersih dalam memandang sesuatu.

Untuk hingar-bingar kasus bank Century, sudah selayaknya semua pihak mengedepankan kebenaran, tidak berusaha menutupi apa yang terjadi karena fanatisme buta (atau mungkin pura-pura buta karena takut kehilangan sesuatu). Biarkan proses hukum berjalan apa adanya, dan dukung secara tuntas siapa-siapa saja yang harus bertanggung jawab. Meski secara pribadi saya sangat percaya akan kejujuran pihak-pihak pembuat keputusan masalah bank Century ini, namun kebobrokan sistem yang ada yang mungkin akan turut menyeret mereka harus dibuka secara lebar agar di masa depan kasus ini tidak terjadi lagi.
Read more…

Bekasi Masa Depan, Keharmonisan Antara Gedung Pencakar Langit dan Ruang Terbuka Hijau February 13, 2010

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags: ,
1 comment so far

Jika saya ditanya seperti apa konsep masa depan kota impian saya, maka saya akan menjawab dengan lantang, kota yang tidak hanya menghadirkan gedung-gedung pencakar langit yang angkuh tetapi juga menyediakan lingkungan hijau dan asri yang senantiasa ramah menyapa.

Mungkin bagi sebagian orang, kota impian yang ada di dalam benak saya itu terlalu muluk untuk bisa diwujudkan ke dalam dunia nyata. Karena bagaimana mungkin sebuah daerah disebut sebuah kota yang maju, tanpa ada hadirnya fasilitas-fasilitas pendukung seperti jalan dan gedung-gedung pencakar langit, dan bagaimana mungkin beton-beton itu bisa dibangun, tanpa menghilangkan hijaunya lingkungan alam sekitarnya.
Read more…

20 Tahun Setia Menjaga Tradisi Kuliner Bekasi February 11, 2010

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
Tags: ,
7 comments

Sudah menjadi hukum alam, setiap perkembangan suatu kota, termasuk Bekasi, tentu akan diiringi dengan semakin bergairahnya aktifitas ekonomi masyarakat di kota tersebut. Salah satunya adalah kegiatan ekonomi masyarakat di bidang kuliner. Bahkan kuliner seringkali menjadi bagian khas dari kota yang membedakannya dengan kota-kota lain. Namun sayangnya, seiring perkembangan jaman tidak selamanya pusat kuliner dapat dipertahankan dari waktu ke waktu. Hanya sedikit yang mungkin masih tetap bisa eksis mengikuti geliat perkembangan kota.

Dari sedikit pusat kuliner di Bekasi yang mampu bertahan hingga saat ini, salah satunya terletak di kota Bekasi Selatan, tepatnya di sekitar wilayah Jalan Raya Taman Galaxi. Sedikitnya ada beberapa jajanan kota di wilayah ini yang sejak awal tahun 1990 sampai 2010 ini masih tetap bisa bernafas dan merupakan daya tarik tersendiri bagi wilayah ini.
Read more…

Angka 13 Tak Selamanya Sial; Refleksi 13 Tahun Kota Bekasi February 10, 2010

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
Tags: ,
2 comments

Jaman dulu, ada film setiap jumat yang berjudul “Friday 13th” yang membuat bulu kuduk kita berdiri saat menyaksikannya. Meski menyeramkan, tak sedikit dari kita yang penasaran untuk terus menunggu kisah selanjutnya. Bahkan film ini menjadi salah satu film horor favorit di tanah air.

Beberapa waktu lalu saat saya melakukan perjalanan dari Batam menuju Jakarta menggunakan salah satu pesawat terbang milik salah satu maskapai penerbangan swasta di negeri ini, beberapa penumpang dibuat bingung karena ternyata kursi nomor 13 tidak tersedia. Padahal ada beberapa penumpang yang saat check in mendapatkan nomor 13. Akhirnya penumpang yang memiliki tiket dengan nomor 13 harus duduk di kursi paling belakang. Malang nian nasibnya!
Read more…

Menyulap Bekasi menjadi Kota Pengganti Jakarta February 3, 2010

Posted by snhadi in Alam Khayal.
Tags: ,
1 comment so far

Bersama dengan Depok, Bogor, dan Tangerang, Bekasi dikenal sebagai kota penopang (penyangga) Jakarta. Peran kota penyangga juga dibilang tak ringan karena harus menyediakan tempat yang nyaman bagi para pengais rejeki yang sehari-hari bekerja di ibukota, yang sudah tak mau lagi tinggal di Jakarta, belum lagi secara tidak langsung dipaksa harus mau menjadi tempat buangan barang-barang bekas ibukota, seperti sampah dan lain-lain.
Read more…

Bekasi dan Masa Depan; Belajar dari Kitab Suci dan Ajaran Gadjah Mada February 3, 2010

Posted by snhadi in Goresan Ilmu.
Tags: ,
1 comment so far

“…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan (nasib) suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS: Ar-Ra’d:11)

Sebagian orang memaknai penggalan ayat suci al quran ini sebagai upaya Tuhan memotivasi manusia, agar senantiasa berpikir untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Secara jelas sang Pencipta ingin agar kita bisa menjadi orang yang senantiasa berpikir maju. Seperti juga yang pernah diungkapkan sang pemersatu nusantara di jaman kerajaan Majapahit, Mahapatih Gadjah Mada, “Ginong prati dina, ginong prati dina”, yang artinya dibuat besar setiap hari. Sang mahapatih yang terkenal dengan sumpah Palapa (tidak akan istirahat sampai nusantara bersatu)-nya ini ingin mengajarkan kepada kita bahwa dalam menjalani hidup harus ada perubahan ke arah yang lebih baik di setiap harinya.
Read more…

Merasa Mencinta Bekasi? Mari Dorong Bekasi Menjadi Istana Para Pemulung Yang Modern February 2, 2010

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags: ,
2 comments

Tidak bisa dipungkiri, sebagian orang mengenal Bekasi karena sampah, termasuk saya. Sampah seakan menjadi icon penting bagi Bekasi, selain tentu dunia industrinya yang tampak semakin berkembang. Mungkin karena Bekasi sejak dahulu sampah sekarang menjadi tumpuan bagi Jakarta untuk membuang sampahnya. Tidak tanggung-tanggung sekitar 5000 ton sampah setiap harinya dilempar dari Jakarta ke Bekasi, belum lagi jika ditambah sampah yang berasal dari sekitar dua juta penduduk bekasi sendiri.
Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.