Arti Sebuah Kehidupan October 12, 2009
Posted by snhadi in Cermin Tergores.Tags: Kehidupan, Terorisme
add a comment
Akhir-akhir ini saya merasa sangat prihatin melihat kondisi negeri ini. Saat nyawa seseorang seakan tidak berharga lagi. Seakan kematian adalah jalan yang pantas dan terbaik yang bisa kita tempuh.
Benarkah kita layak menjadi hakim atas kematian seseorang? Pantaskah kita menggantikan posisi Tuhan? Sejajarkah kita dengan Yang Maha Pemilik Kehidupan dan Kematian?
Dulu, susah payah ibu kita mengandung. Sementara ayah kita di sela-sela kesibukannya mencari nafkah, tak pernah berhenti memperhatikan kita meski wujud kita nanti saat dilahirkan pun belum pernah terbayang sedikitpun olehnya. Itu adalah bukti cinta tulus mereka menyayangi kita. Bukti bahwa mereka sangat menghargai kehidupan kita, meski saat itu kita belum “hidup”.
Read more…
Kala Media Ikut Meneror August 4, 2009
Posted by snhadi in Cermin Tergores.Tags: HAM, Terorisme
2 comments
Siapa yang tidak tahu peristiwa bom Mega Kuningan akhir Juli lalu. Begitu pula banyak peristiwa teror lainnya yang mendera bangsa ini. Semua masih terekam dengan jelas di ingatan kita, meninggalkan trauma yang mendalam tidak hanya bagi korban dan keluarganya, tetapi juga bagi kita yang mencintai kedamaian.
Terlepas dari siapakah pelaku sebenarnya dan apa motif di belakangnya dari rentetan peristiwa teror bom di negeri ini, tentu kita harus bisa menyikapi peristiwa ini dengan bijak. Saya termasuk orang yang tidak setuju dengan peristiwa teror ini. Tetapi saya juga sangat tidak setuju jika kemudian kita berlaku semena-mena terhadap kelompok orang yang dituding mendalangi aksi ini. Apalagi sampai mengopinikan kelompok ini memang terbukti teroris padahal putusan hakim belum menjatuhkannya bersalah. Apalagi jika kita sampai menghubungkan teror dengan ajaran agama tertentu.
Read more…
Menaklukkan Terorisme July 17, 2009
Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.Tags: BOM, Terorisme
1 comment so far
Belum sempat syok saya reda akibat peristiwa pemecatan mendadak rekan kerja saya, syok kedua datang menyusul. Syok yang kedua ini mungkin bukan hanya saya yang mengalami, tetapi seluruh rakyat Indonesia. Tiba-tiba jum’at pagi saya melihat kabar di kompas.com, ada ledakan hebat di dua hotel internasional di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.
Sedih, marah, kecewa bercampur jadi satu! Di saat kita baru saja berhasil menyelenggarakan pemilu yang aman dan damai, bom datang mengoyak semuanya. Hancur sudah mimpi kita. Kita akan kembali menjadi negeri yang mulai merangkak untuk mendapat kepercayaan dunia, bahwa Indonesia adalah tempat teraman yang pernah ada di bumi ini.
Bagi saya upaya terorisme sebenarnya bisa kita hindari, jika saja semua pihak mau sedikit bekerja keras.
1. Mari bersama kita wujudkan keadilan bagi semua
Bagi saya sumber permasalahan mendasar terorisme adalah ketidak-adilan. Ketidak-adilan membuat orang kecewa, marah, dan akhirnya menyulut sang pelaku melakukan tindakan melawan hukum. Keadilan tentu wajib diupayakan bukan hanya di negeri ini tetapi juga di belahan dunia mana pun. Singkirkan diskriminasi ras, agama, bangsa, jika kita semua ingin hidup aman dan berdampingan secara damai.
Read more…








