jump to navigation

Situ Gintung Menjelang Pemilu March 28, 2009

Posted by snhadi in Cermin Tergores.
trackback

Sebuah tragedi! Yah tak satu pun media informasi kita yang tidak memberitakannya. Sesaat hingar-bingar kampanye seolah tersapu oleh tragedi Situ Gintung bersamaan dengan tersapunya harapan warga yang menjadi korban!

Siapa sih yang tak melirik tragedi ini? lebih dari 60 orang ditemukan meninggal dunia. Belasan lainnya dinyatakan masih hilang. Entah kalau sudah begini pihak manakah yang bertanggung-jawab? Gubernur DKI menolak bertanggung jawab karena Situ Gintung berada di Tangerang, Banten. Sementara Gubernur Banten juga mengelak kalau harus dipersalahkan, karena menurutnya ini tanggung jawab pemerintah DKI dan Pusat!

Tak mau diminta pertanggung-jawabannya, inikah budaya kita? Jangan-jangan dulunya Ibu dan Bapak Gubernur di waktu kecil sering didoktrin kalau bisa orang lain yang bertanggung jawab kenapa harus kita? (masih ingat di waktu kecil jika kita jatuh, orang di sekitar kita sering berujar, “Aduh kasihan jatuh. Sini dipukul lantainya (atau kataknya)…biar tau rasa!” – padahal lantaikan gak bersalah, hehehe..).

Menurut informasi, andai saja pemerintah peka terhadap keluhan warga Situ Gintung beberapa saat lalu sebelum musibah ini terjadi, tentu tragedi ini bisa dihindari! Andai saja keluhan dan kekhawatiran warga akan kondisi Situ Gintung yang sudah tua direspon dengan tindakan nyata, tentu tragedi ini tak akan sempat menjadi nyata!

Tetapi yah sudahlah, semua sudah terjadi. Ambil saja hikmahnya. Mungkin ini sebagai pertanda untuk siapapun yang akan memenangkan pemilu 9 April mendatang, beginilah akibat kurang pekanya terhadap kondisi masyarakat.

Mungkin rakyat masih bisa dibohongi dan diabaikan, tetapi Tuhan tidak! Dan jika nasib rakyat bukan menjadi prioritas Anda, siap-siaplah bencana demi bencana akan berlangsung! Tetapi mudah-mudahan hal ini tidak terjadi lagi di masa mendatang….

Advertisements

Comments»

1. Nusa Unggul - March 28, 2009

semuanya harus bertanggung jawab. Kenapa kok tanggul yang udah tua tidak pernah diperhatikan?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: