jump to navigation

Ikhlas, Nyata atau Cuma Angan? April 17, 2009

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
trackback

Tentang ikhlas, akhir-akhir ini kita banyak disuguhi contoh yang sangat menarik. Dan saya yakin ini bagian dari skenario Tuhan agar kita bisa terus belajar.

Masih ingat pertarungan partai atau caleg di pemilu april lalu? bagi partai atau caleg yang mendapat banyak dukungan, tentu saat ini adalah saat ternyaman yang sedang mereka rasakan. Yah meski kursi legislatif belum bisa dinikmati dalam jangka pendek, minimal angan-angan bakal balik modal akan terwujud tidak lama lagi. Belum lagi masalah prestise yang bakal melambung tinggi setelah menjadi anggota dewan nanti.

Tetapi bagi yang kalah, bagaimana jadinya? Tentu sudah terbayang di depan mata tumpukan bon hutang yang harus dibayar, saldo tabungan yang tak tersisa, cibiran orang karena kekalahan kita, dan banyak lainnya.

Jadi jangan heran jika kemudian banyak muncul di televisi kisah-kisah aneh caleg pasca kekalahan pemilu april lalu. Ada yang meninggal terkena serangan jantung, ada yang mati gantung diri, ada yang stres dan menghuni rumah rehabilitasi, ada yang menarik lagi sumbangan-sumbangan yang pernah mereka berikan selama kampanye, dan masih banyak lainnya.

Lalu salahkah mereka menunjukkan keganjilan-keganjilan itu? Yang jelas menurut saya yang orang awam, jika mereka dari awal menganggap caleg cuma sekedar sarana untuk menangguk untung seperti layaknya jual beli, yah tentu harus siap menghadapi semua resikonya. Bukankah dalam jual-beli untung-rugi adalah hal yang lumrah? Jadi kenapa harus berkorban lebih jauh dengan melakukan hal-hal yang ganjil?

Yah inilah pelajaran yang berharga bagi kita. Menjadi ikhlas itu sangat sulit. Melakukan sesuatu tanpa pamrih bukanlah hal yang ringan untuk dijalankan. Semua perlu pembelajaran bertahap dan dalam waktu yang mungkin tidak sebentar.

Meski sulit dan berat…menjadi ikhlas bukan sekedar mimpi jika kita menghendakinya.

NB: Untuk para caleg yang gagal tahun ini, teruslah berusaha, yakinlah masih ada kesempatan di lain waktu, mungkin tahun 2014, 2019, 2024 atau tahun-tahun selanjutnya.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: