jump to navigation

Saatnya Menikmati Seafood, Melupakan Hiruk-Pikuk! April 24, 2009

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
trackback

Saya tinggal di Batam sudah hampir empat tahun. Telah banyak yang saya alami di pulau ini, baik suka maupun duka. Tulisan saya tentang Batam sebenarnya cukup banyak tapi jarang yang saya publikasikan, yah maklum karena keterbatasan waktu.

Kebetulan saat ini saya sedang dalam posisi mudik alias pulang kampung, yah cuti beberapa hari. Mungkin saat ini adalah momen yang tepat untuk saya menulis tentang Batam dalam rangka menyambut empat tahun keberadaan saya di Batam.

Batam, empat tahun yang lalu masih sangat asing bagi saya. Secara dulu saya kerja di Jakarta dan tinggal di Bogor. Di pikiran saya, dan mungkin image orang-orang luar Batam, mungkin Batam adalah daerah yang keras dan termasuk wilayah yang “kuning alias harus hati-hati” untuk kehidupan sosialnya.

Tetapi setelah beberapa lama tinggal di kota ini, bayangan itu sedikit demi sedikit sirna. Batam tidak “sekejam” yang orang-orang pikirkan. Asal kita punya keahlian, tak sulit untuk mengadu nasib di sini. Yah layaknya seperti kota-kota besar di Indonesia lainnya.

Dilihat dari sisi makanannya, wah jangan ditanya, seafood di sini enak-enak dan khas, harganya juga relatif tidak mahal (tetapi yang mahal tentu saja ada).

Bicara tentang seafood, bagi kita yang berkocek pas-pasan jangan khawatir, kita tetep bisa menikmati enaknya seafood di sini. Coba anda pergi ke seafood kaki lima di daerah Bank LIPPO, di Nagoya Batam. Terutama yang namanya seafood “JAGAD”. Selain harganya terjangkau, rasanya juga cukup enak dan banyak pilihan menu yang tersedia (ada sotong asam manis/pedas, udang goreng mentega/tepung, ikan bakar, kerang rebus, dll). Tapi sayang di sini saya tidak menemukan seafood “gonggong” khas Batam.

Nah bagi kita yang ingin merasakan seafood “gonggong” yang memang khas Batam, silakan berkunjung ke “Pondok Ikan Bakar” di daerah Batam Centre. Jangan khawatir, kita tak akan kecewa menikmatinya. Rasanya begitu khas, ditambah cara mengolah dan menghidangkannya sehingga sejenis kerang laut ini begitu pas sebagai hidangan makan malam kita.

Bagi kita yang menyukai kesegaran seafood, datanglah ke Golden Prown. Di sana udang, sotong, ikan, dan lainnya masih dalam kondisi hidup. Kita bisa memilihnya dan meminta untuk dimasak sesuai kesukaan kita. Selain tempat makan yang unik, di sini kita juga di hibur dengan live music, jadi pas untuk acara santai kita bareng keluarga. Tetapi tentu di tempat ini harganya sedikit lebih mahal di banding tempa-tempat yang awal saya sebutkan.

Sebenarnya masih banyak bertebaran tempat-tempat makanan yang menghidangkan seafood di batam, tetapi tentu tak cukup rasanya hanya melalui media ini. Yang jelas, jika mampir ke Batam jangan pernah lupa mencicipi seafood-nya…atau Anda akan menyesal!

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: