jump to navigation

Menaklukkan Terorisme July 17, 2009

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags: ,
trackback

Belum sempat syok saya reda akibat peristiwa pemecatan mendadak rekan kerja saya, syok kedua datang menyusul. Syok yang kedua ini mungkin bukan hanya saya yang mengalami, tetapi seluruh rakyat Indonesia. Tiba-tiba jum’at pagi saya melihat kabar di kompas.com, ada ledakan hebat di dua hotel internasional di kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

Sedih, marah, kecewa bercampur jadi satu! Di saat kita baru saja berhasil menyelenggarakan pemilu yang aman dan damai, bom datang mengoyak semuanya. Hancur sudah mimpi kita. Kita akan kembali menjadi negeri yang mulai merangkak untuk mendapat kepercayaan dunia, bahwa Indonesia adalah tempat teraman yang pernah ada di bumi ini.

Bagi saya upaya terorisme sebenarnya bisa kita hindari, jika saja semua pihak mau sedikit bekerja keras.

1. Mari bersama kita wujudkan keadilan bagi semua

Bagi saya sumber permasalahan mendasar terorisme adalah ketidak-adilan. Ketidak-adilan membuat orang kecewa, marah, dan akhirnya menyulut sang pelaku melakukan tindakan melawan hukum. Keadilan tentu wajib diupayakan bukan hanya di negeri ini tetapi juga di belahan dunia mana pun. Singkirkan diskriminasi ras, agama, bangsa, jika kita semua ingin hidup aman dan berdampingan secara damai.

2. Mari menjadi orang yang lebih peduli kepada sesama dan lingkungan

Bagi saya ini cukup penting. Kepedulian selain dapat lebih mempererat persaudaraan dan mengurangi jurang kecemburuan sosial, juga bisa menciptakan tatanan lingkungan yang kondusif terutama dari segi keamanan, dan secara tidak langsung akan menghambat gerak para pelaku terorisme.

3. Mari ciptakan sistem imigrasi yang mumpuni

Imigrasi adalah pintu utama orang masuk dan keluar suatu negara. Selama ini saya melihat sistem imigrasi di negeri ini masih belum terpadu dengan baik dan cenderung amburadul. Kebetulan saya bekerja di Batam, dan beberapa kali sempat ke luar negeri melalui pelabuhan internasional di Batam. Namun saya cukup prihatin terhadap sistem kerja imigrasi kita. Saya beberapa kali menemukan sistem deteksi keamanan (metal detector) dan sinar x yang mati, petugas yang mengecek paspor dengan asal-asalan (terutama saat antrian panjang), petugas imigrasi yang terlambat ke pos, dll.

4. Mari perketat arus masuk barang ke negeri ini

Saya cukup senang dengan telah adanya upaya dari Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mendaftar semua produk yang berbahaya dan dimungkinkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang tidak bertanggung jawab, misalnya meracik narkotika atau mungkin bom.  Mereka menyebutnya bahan precursor. Pihak manapun yang ingin memanfaatkan bahan ini harus meminta ijin dulu BNN.

Pihak lain yang juga bertanggung jawab adalah departemen perdagangan dan bea cukai. Bersihkan lembaga ini dari kemungkinan masih bercokolnya para koruptor. Hilangkan transaksi di bawah meja dalam pengurusan perijinan barang-barang impor. Saya yakin jika kedua lembaga ini telah berhasil bersih dari korupsi, upaya penyelundupan barang akan sangat sulit terjadi.

5. Mari kita dukung sistem kependudukan yang baik

Saya senang di Batam sekarang sudah digalakkan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Dengan SIAK pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Batam semakin ketat. Siapapun yang mau memiliki KTP Batam harus melampirkan surat pindah dan KTP asal yang akan dimatikan. Bagi saya upaya ini harus terus didukung untuk menghindari adanya KTP ganda. Apalagi jika di negeri ini bisa dibangun sistem jaringan kependudukan yang online dan terintegrasi, sehingga siapapun akan terdeteksi jika ingin membuat KTP lebih dari satu.

6. Mari bantu anggota keamanan menjaga lingkungan kita

Siapapun kita tentu tahu dan sadar, jumlah anggota keamanan di Indonesia masih sangat timpang jika dibanding dengan jumlah seluruh penduduk negeri. Belum lagi dengan kondisi ekonomi mereka yang juga belum mapan sehingga bisa mempengaruhi kinerjanya. Jadi sudah selayaknya kita ikut membantu mereka. Mari ciptakan sistem keamanan masyarakat yang bersahabat. Mari bantu bapak-bapak polisi mengawasi kondisi sekitar kita.

Dan mungkin masih banyak upaya lainnya. Kini saatnya kita mulai kembali bergerak bersama, demi terciptanya tatanan dunia baru yang lebih adil dan menentramkan.

Comments»

1. Slamet Ismulyanto - July 18, 2009

Inspiring Idea…Pak Sapto.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: