jump to navigation

Kala Media Ikut Meneror August 4, 2009

Posted by snhadi in Cermin Tergores.
Tags: ,
trackback

Siapa yang tidak tahu peristiwa bom Mega Kuningan akhir Juli lalu. Begitu pula banyak peristiwa teror lainnya yang mendera bangsa ini. Semua masih terekam dengan jelas di ingatan kita, meninggalkan trauma yang mendalam tidak hanya bagi korban dan keluarganya, tetapi juga bagi kita yang mencintai kedamaian.

Terlepas dari siapakah pelaku sebenarnya dan apa motif di belakangnya dari rentetan peristiwa teror bom di negeri ini, tentu kita harus bisa menyikapi peristiwa ini dengan bijak. Saya termasuk orang yang tidak setuju dengan peristiwa teror ini. Tetapi saya juga sangat tidak setuju jika kemudian kita berlaku semena-mena terhadap kelompok orang yang dituding mendalangi aksi ini. Apalagi sampai mengopinikan kelompok ini memang terbukti teroris padahal putusan hakim belum menjatuhkannya bersalah. Apalagi jika kita sampai menghubungkan teror dengan ajaran agama tertentu.

Dalam kasus pembuatan opini ini saya sangat mengkritisi peran media. Media seharusnya bisa bertindak adil. Dan seharusnya menganut prinsip pra duga tak bersalah. Kenapa media dengan mudah menyebut teroris kepada orang-orang yang diduga pelaku teror oleh polisi, padahal siapapun tahu mereka belum tentu terbukti teroris. Apa susahnya sih menyelipkan kata “diduga” terhadap orang-orang tersebut di setiap pemberitaan yang mereka buat? Biarkan saja polisi mencari mereka dan membuktikan apa benar mereka bersalah atau tidak. Media tidak berhak ikut campur mengopinikan bahwa mereka “pasti” teroris, padahal kebenaran belum terbukti dengan jelas.

Coba anda bayangkan jika anda atau keluarga anda diopinikan oleh media massa sebagai pelaku teror padahal pengadilan belum menjatuhkan hukuman bersalah? Apa anda tidak merasa tertekan? Apa anda sanggup menghadapi cibiran orang terhadap anda atau keluarga anda, padahal anda dan keluarga anda itu belum tentu benar teroris. Bagaimana masa depan yang akan anda hadapi karena stigma negatif ini?

Saya berharap peristiwa teror di negeri ini bisa segera berakhir, baik teror yang dilakukan oleh teroris sebenarnya atau pun teror karena opini negatif yang dibentuk media dan masyarakat. Saya berharap semua ini menjadi pelajaran berharga bagi semua untuk lebih bijak dalam menyikapi persoalan, Biarlah aparat berwenang yang mengungkap semua. Kita harus yakin, kebenaran pasti akan terungkap, meski banyak pihak yang berusaha menyembunyikan, dan kedamaian akan kembali hadir di negeri tercinta ini.

Salam cinta untuk kedamaian!

Advertisements

Comments»

1. Bernardia Vitri - August 4, 2009

Halah, presiden kita yang sekarang udah pasti bakal mencurigai Kalla, orang dirinya yang terancam….presiden kita kan cuma bisa mencurigai, CENGENG!

2. snhadi - August 4, 2009

he3…mdh2n bkn bgt yg sbnrnya…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: