jump to navigation

Uniknya Indonesiaku; Refleksi 64 Tahun Kemerdekaan August 19, 2009

Posted by snhadi in Cermin Tergores.
Tags:
trackback

64 tahun bagi usia manusia dianggap usia yang sudah sangat matang, sehingga diharapkan kebijaksanaan selalu terpancar dari setiap tindak tanduk orang tersebut. Tetapi 64 tahun untuk usia sebuah negara dianggap sebagian orang masih labil, kadang muncul kedewasaannya, tidak jarang muncul pula sifat kekanak-kanakkannya.

Kita bersyukur negeri ini kemarin merayakan ulang tahun ke-64. Dan senang rasanya masih bisa menyaksikan negeri ini tetap tegak berdiri, masyarakatnya masih dalam kebersamaan meski tidak sedikit kesulitan yang harus dihadapi. Inilah bukti bahwa sisi kedewasaan telah dimiliki.

Namun, kadang di balik sisi kedewasaan yang kita miliki, terselip juga sisi kekanak-kanakkan yang secara sadar atau tidak ikut dikedepankan. Dari mulai yang paling sederhana, yaitu perilaku kehidupan masyarakat kita sehari-hari ketika dihadapkan kepada peraturan yang ada, sampai yang cukup kompleks, misalnya sikap elit politik dan penguasa yang seringkali lebih mengutamakan kepentingan masing-masing dibanding kepentingan masyarakat yang diwakilinya.

Berikut sedikit saya perlihatkan beberapa gambar tentang sifat kekanak-kanakkan yang masih muncul dalam diri kita di balik sisi kedewasaan yang kita miliki.

Pencuri Gambar 1. Seseorang yang lunglai setelah dipukuli oleh oknum satpam karena ketahuan mencuri. Idealnya setelah tertangkap langsung diserahkan ke aparat kepolisian, tetapi ini justru dipukuli terlebih dahulu, kemudian disiram dengan air bekas mandinya anjing herder milik mereka. Gambar ini saya ambil di salah satu kawasan industri terkenal, di Batam.

Kotak Amal

Gambar 2. Kotak saran ini justru berisi uang seperti layaknya kotak amal. Mungkin ini salah satu bentuk saran yang ril bagi pemerintah yang selalu bicara finansial ketika dikritik masalah fasilitas umum yang masih tidak lengkap. Gambar ini saya ambil di salah satu pelabuhan Ferry di pulau Batam.

Permainan

Gambar 3. Kotak permainan anak dengan hadiah rokok. Mungkin ini bentuk pengenalan dini rokok kepada dunia anak. Gambar ini saya ambil di depan salah satu toko kelontong di Batam.

Mengais Air

Gambar 4. Mengais air bersih di pipa yang bocor. Gambar ini diambil di salah satu wilayah di muka kuning, Batam.

orang cacat

Gambar 5. Tempat duduk di kereta ini idealnya diperuntukkan bagi manula, orang cacat, dan ibu hamil. Tetapi justru yang masih muda dan sehat yang mendudukinya. Gambar ini diambil dari KRL Pakuan, jurusan Jakarta – Bogor.

Semoga di usia kemerdekaannya yang semakin bertambah ini, negeri ini ke depannya bisa semakin memperbaiki diri, tentu dengan dukungan dari kita semua.

Comments»

1. Bernardia Vitri - August 19, 2009

haha, orangnya juga unik2kok… dah tau negaranya itu miskin, pake acara bom-boman segala! pengen ni negara ancur ya??

2. jack - August 19, 2009

Jeli bangets bro…. saluut dah.

3. snhadi - August 19, 2009

hehehe…jd gmn, apa lagi yang unik dari negeri ini yah?

4. snhadi - August 20, 2009

@jack: tmksh pak jack, itu mungkn krn kebiasaan sy yg suka iseng, hehehe…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: