jump to navigation

Pesan Dari Langit November 9, 2009

Posted by snhadi in Cermin Tergores.
Tags:
trackback

Suatu siang nan panas di dalam bus kota Yogyakarta, terjadi percakapan menarik antara seorang kakek dengan seorang anak sekolah.

“Nak…pulang sekolah yah?” tanya si kakek membuka perbincangan dengan santai.

“Oh…iya Kek”. Jawab si anak singkat, sambil terus dengan lahap memakan sendok demi sendok mie goreng yang dibawanya.

“Anak tadi belum sempat makan siang yah?” tanya si kakek lagi sambil tersenyum.

“Iya kek, habis tadi makan siang di sekolah nggak sempat”.

“Kenapa tidak makan di rumah saja nak?”

“Habis rumahnya jauh kek, nanti keburu laper.Lagipula paling papa mama belum pulang kantor, sibuk terus nyari duit. Jadi kalaupun ada makanan di rumah, paling juga buatan pembantu, kurang nendang!”.

“O…begitu yah!” Si kakek mengangguk-anggukkan kepala sambil sejurus kemudian berkata, “Kakek dulu juga jadi pembantu lho nak…”

Mendengar ini, si anak terkejut sambil berujar, “Eh maaf kek, bukan maksud saya kurang menghargai pembantu…”.

“Ah gak apa-apa. Itu sudah biasa”. Jawab si kakek kalem.

Sejurus kemudian, saat bus bergerak pelan sebelum akhirnya berhenti di lampu merah, si anak dengan gerakkan nan halus melempar wadah gelas dan sendok plastik bekas mie gorengnya ke luar bus melalui jendela yang ada di sampingnya.

Melihat ini si kakek dengan tetap tersenyum lembut berkata, “Nak, kenapa plastik bekas makanannya dibuang di jalanan?”

“Eh….eh…ah anu kek habis gak ada tempat sampah sih di dalam bus ini”. Jawab si anak terlihat gugup.

“Oh begitu….tapi apa nggak kasihan sama petugas kebersihan jalan nak?”

“Eh…harus kasihan yah kek? bukannya itu tugas mereka? kan mereka dibayar untuk jaga kebersihan. Kalau gak ada sampah di jalan, mereka makan dari mana”. Jawab si anak yang mulai jengkel ditanya terus-terusan oleh si kakek.

Si kakek sambil tersenyum kemudian menimpali, “Kakek dulu juga seorang petugas kebersihan jalan nak. Capai rasanya saat panas terik harus tetap membersihkan serakan sampah di sepanjang jalan. Belum lagi harus selalu hati-hati karena banyaknya kendaraan yang berlalu lalang, aga jangan sampai tertabrak…”.

“Ups…maaf…maaf bukan maksud saya seperti itu kek”. Si anak terlihat mulai menyesal dengan semua pernyataannya.

“Ah biasa aja kok nak. Tidak usah sampai seperti itu”.

Sejurus kemudian si kakek bercerita,”Dulu kakek bekerja sebagai pembantu dari pagi sampai sore. Selepas itu kakek tidak langsung pulang ke rumah, kakek harus membersihkan dulu sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan, tempat di mana anak tadi membuang sampah. Pekerjaan ini kakek jalani selama belasan tahun. Kakek tidak pernah menyesal melakukan itu meski mungkin orang tidak menganggapnya sama sekali. Kakek justru bersyukur, kakek masih bisa melakukan sesuatu”.

Mendengar ini si anak tambah menyesal dan tertunduk malu.

Tiba-tiba si kakek mengusap rambut kepala si anak, sambil berkata, “Nak, kakek turun duluan yah. Kakek sudah sampai”.

Tanpa berani mengangkat muka, si anak mengangguk lemah. Dan tiba-tiba dia merasa desiran angin lembut menerpanya. Saat si anak mengangkat wajahnya kerena penasaran di manakah kakek tersebut turun, dia hanya tertegun penuh heran karena si kakek ternyata sudah tidak ada di dalam bus, padahal bus belum berhenti semenjak tadi. Dan karena penasaran, si anak bertanya kepada penumpang bus di kursi sebelah belakangnya, “Mas, lihat kakek yang tadi duduk di samping saya gak?””

Mendengar pertanyaan ini, penumpang tersebut justru menjadi bingung, “Kakek yang mana ya dik, dari tadi bangku di samping adik kosong…”.

??????

 

 

(NB: Jika ada kesamaan nama dan tempat, mungkin juga disengaja supaya ceritanya lebih menarik….)

Comments»

1. rumahblogger - November 28, 2009

pelajaran yang baik bagi manusia yang kurang mensyukuri nikmat..
nice article ..

salam dari http://haitsam.wordpress.com

snhadi - November 30, 2009

Mudah2an kita bs senantiasa bersyukur…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: