jump to navigation

Belajar, Lain Dulu, Lain Sekarang! November 30, 2009

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags:
trackback

IMG00611Mungkin sebelas tahun yang lalu, tidak pernah sedikitpun terbayang di benak saya, pelajar atau mahasiswa sekarang begitu dimanjakan dengan segala kemudahan teknologi informasi. Belajar tidak lagi membosankan, menyita banyak waktu, dan terbatas oleh ruang dan waktu.

Dulu, saya baru mengenal komputer, ketika saya duduk di tingkat pertama perkuliahan, itu juga karena saya bekerja sambilan di rental komputer. Saat SMA, meski sekolah kami mememiliki beberapa komputer di ruang kelas khusus, aksesnya masih terbatas untuk murid-murid tertentu yang sanggup membayar biaya pelatihan komputer. Sedangkan saya, sekolah saja dibayar alias dapat beasiswa, hehehe….

Saat duduk di bangku kuliah pun, tidak serta merta mahasiswa mendapati segala kemudahan seperti layaknya saat ini. Program studi kami memang memiliki ruang komputer sendiri, namun jumlahnya masih sangat terbatas dan komputernya juga sudah tergolong keluaran lama. Karenanya untuk bisa menggunakan fasilitas tersebut, kami harus bersabar mengantri, setelah itu kami juga harus sabar menanti karena lambatnya sistem yang bekerja.

Meski saat itu ada beberapa dosen yang sesekali berusaha mengajar mahasiswa dengan memanfaatkan teknologi komputer dan internet, tetapi secara umum sistem belajar yang dijalankan masih sangat konvensional. Dosen mengajar menggunakan papan tulis dan kapur (atau papan tulis putih dan spidol), sesekali menggunakan Overhead Projector (OHP), sedangkan mahasiswanya duduk manis berusaha menyimak kuliah sang dosen. Karenanya tidak jarang, mahasiswa sampai terkantuk-kantuk mengikuti kuliah bapak dan ibu dosen tercinta ini. Boro-boro ilmunya bisa terserap 100%, untuk bisa bertahan tidak mengantuk saja sebuah perjuangan tersendiri.

Dosen Tamu Jepang

Namun untungnya, saat ini situasinya sudah jauh berbeda. Mahasiswa tidak lagi alergi dengan komputer, bahkan laptop sudah menjadi barang bawaan “wajib” mahasiswa di kampus. Para dosen pun tidak lagi melakukan pengajaran konvensional. Saat ini mereka telah banyak yang memanfaatkan program komputer untuk mengajar di kelas. Papan tulis hitam pun sudah tidak lagi dipakai, diganti dengan layar putih sebagai media transfer ilmu. Kapur tulis yang dulu adalah barang wajib untuk mengajar, sekarang sudah diganti dengan komputer, yang berisi materi-materi pengajaran dalam bentuk file-file digital. Selain itu, untuk melengkapi perpustakaan konvensional, banyak kampus membangun perpustakaan digital dan dapat diakses online oleh mahasiswa yang ingin mencari referensi tambahan dan terbarukan. Belum lagi hotspot gratis disediakan di mana-mana, bebas di akses oleh siapapun dan kapanpun juga.

Jadi bagi saya ini adalah anugerah. Kampus sudah menyiapkan segalanya, kini tinggal mahasiswanya, mau atau tidak memanfaatkan semua itu untuk kemajuan dirinya. Seharusnya jika dulu, banyak murid berkualitas dihasilkan dari sistem belajar yang konvensional, saat ini dengan sistem belajar yang lebih modern, idealnya lebih banyak lagi murid berkualitas yang bisa dicetak oleh sekolah atau perguruan tinggi. Kita tunggu saja beberapa tahun ke depan.

Comments»

1. rumahblogger - December 3, 2009

ya..,, kemajuan teknologi saat ini memang membuat segalanya berubah..,,

moga2 perkembangan ini yang akan menciptakan manusia2 bermanfaat nantinya….

nice article..!!!

from : http://haitsam.wordpress.com

snhadi - December 8, 2009

Aamiin…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: