jump to navigation

Green Peace Vs Pemimpin Dunia December 14, 2009

Posted by snhadi in Cermin Tergores.
Tags:
trackback

Siapa sih orangnya yang tak kenal green peace? Aktivis lingkungan hidup yang dalam setiap aksinya tidak lepas dari kontroversi. Kontroversi inilah yang justru mampu menarik perhatian orang!

Kelompok pembela lingkungan hidup yang satu ini memang kerap kali membuat jengkel pemerintah suatu negara. Namun justru inilah yang menjadi “daya jual” mereka agar diperhatikan, dan syukur-syukur suaranya bisa didengar dan diikuti.

Pada acara konferensi perubahan iklim yang diadakan PBB di Denmark beberapa hari yang lalu, aktivis green peace kembali membuat “kejutan”. Mereka memasang poster beberapa pemimpin dunia saat ini, di antaranya presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy.

Yang membuat poster ini unik adalah para presiden ini digambarkan telah berusia lanjut, dengan ciri khas uban dan keriput. Poster ini menggambarkan bahwa sampai tahun 2020 pun kedua pemimpin dunia ini tidak akan bisa melakukan apa-apa untuk menghentikan bencana akibat perubahan iklim. Dalam poster ini kedua pemimpin di tahun 2020 tetap berkata “I’m sorry. We could have stopped catastrophic climate change… We didn’t.”


Jujur saya setuju dengan apa yang green peace rasakan. Sampai berapa ratus kalipun konferensi perubahan iklim diadakan, selama komitmen para pesertanya angin-anginan, cuma akan membuang-buang waktu dan energi.

Tetapi tentu,usaha harus terus dilakukan. Green peace atau organisasi lingkungan lain harus terus bersuara, meski mungkin suara mereka akan tenggelam ditelan oleh kepentingan-kepentingan manusia yang kian serakah dalam menguasai alam.

Bagi kita di sini, yang belum mampu bersuara lantang seperti green peace, tetap ada yang bisa dilakukan. Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan, misalnya minimalisasi penggunaan kantong plastik, penghematan enegi listrik, membudayakan jalan kaki atau bersepeda menuju kantor atau seolah, dan sebagainya. Dan semoga masih ada harapan bagi kita melihat dunia tetap indah, minimal selama kita masih hidup.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: