jump to navigation

Biosolar, Bukti Kerja Keras dan Kepedulian December 20, 2009

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
Tags:
trackback

Beberapa waktu lalu saya sempat tercengang, saat pulang mudik ke Cirebon melalui jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa, terutama memasuki wilayah Indramayu, air laut semakin mengikis daratan. Padahal beberapa tahun lalu masih berjarak cukup jauh. Inikah dampak pemanasan global?

Pantas saja, para pemimpin dunia begitu rajin mengadakan konferensi tentang lingkungan khususnya tentang dampak pemanasan global bagi kehidupan.dan berlomba (meski mungkin tidak sedikit yang masih enggan) untuk menekan sebanyak mungkin emisi karbon di negaranya masing-masing. Indonesia pun sama, tidak kalah semangatnya dengan negara-negara lain, dengan menargetkan penurunan emisi karbon sekitar 26% di tahun 2020 atau sekitar 41% jika didukung kuat oleh dana dari negara-negara maju.

Pemerintah Indonesia nampaknya sadar benar, efek emisi karbon bagi keberlangsungan negeri ini di masa depan. Karenanya di dalam negeri, pemerintah sangat mendukung setiap upaya yang dapat digunakan sebagai sarana tercapainya target penurunan emisi. Misalkan dengan mendukung dikembangkannya produk-produk bahan bakar ramah lingkungan.

Melalui Pertamina yang notabene adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah mengembangkan produk Biosolar yang merupakan bahan bakar diesel dengan komposis 5% Bio, yaitu Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang didapat dari pengolahan CPO (Crude Palm Oil) dan 95% solar reguler. Tidak hanya itu, Pertamina juga mengembangkan produk yang diberi nama Biopertamax yang merupakan hasil pencampuran 95% Pertamax dan 5% etanol murni, yang dapat digunakan untuk kendaraan bermotor modern.

Kedua produk ini diyakini ramah lingkungan, hasil pembakaran yang bersih, renewable, tidak memerlukan modifikasi pada mesin, dan biodegradable. Dan ini sangat penting dalam usaha penurunan emisi karbon di masa mendatang.

Memang butuh kerja ekstra keras untuk bisa menjadikan bahan bakar ramah lingkungan menjadi bahan bakar utama bagi kendaraan di negeri ini. Namun bukan juga hal yang mustahil untuk bisa mewujudkannya. Kerja keras harus menjadi energi bagi kita untuk melangkah maju demi negeri. Untuk mencapai mimpi kita semua, menjadikan bumi ini menjadi tempat yang tetap aman ditinggali sampai anak cucu kita nanti.

Bagi yang selama ini banyak menggunakan produk bahan bakar berbahan baku fosil (bensin, solar, dan sebagainya), mari kita membuka diri kita untuk setidaknya mencoba bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Mari kita menjaga bumi mulai hari ini, karena bumi yang kita pijak hari ini hakikatnya adalah titipan tuhan bagi anak cucu kita kelak.

Comments»

1. Galih Rudyto - December 21, 2009

Program Bio solar memang harus segera direalisasikan oleh pemerintah, mengingat cadangan kita tidak sebanyak negara-negara Timteng. Katanya, cadangan kita hanya sampai 2020.
Artikel yang menarik… met kenal Galih Rudyto
http://afgasforum.blogspot.com/2009/11/komitmen-implementasi-csr-dan-spirit_5362.html

snhadi - December 24, 2009

Ayo mari kita pakai produk yg lbh ramah lingkungan. Karena bumi adalah amanah tuhan bagi anak cucu kita nanti…

2. santo - December 22, 2009

memang betul pak, kita harus lebih ramah mulai dari sekarang,
btw, selamat berkompetisi pak

snhadi - December 24, 2009

Yups. Makasih. Ayo ikutan juga berkompetisi, hitung2 sekalian kasih masukan buat pertamina. biar suara kita bisa lebih didengar…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: