jump to navigation

Biofuel, dari Krisis Energi ke Krisis Pangan? January 2, 2010

Posted by snhadi in Kursi Patah.
Tags:
trackback

Semua orang tahu, sumber energi minyak dan gas (migas) yang selama ini digunakan semakin lama semakin habis. Cadangan migas yang terus menipis, seiring dengan konsumsinya yang semakin meningkat menimbulkan kekhawatiran yang serius. Belum lagi efek emisi karbon yang dihasilkannya diduga ikut menaikkan suhu bumi, dan suatu saat mungkin akan menghilangkan daratan yang ada di bumi, tentu bersama kita yang menghuninya.

Karenanya untuk mengatasi krisis energi ini, orang ramai-ramai berusaha mencari energi alternatif yang selain bisa diperbarui juga lebih ramah lingkungan. Maka jangan heran, jika kemudian berbagai negara seakan berlomba menunjukkan hasil inovasi energi terbarukannya. Sebagai contoh, biogasoline yang merupakan campuran 10% bioethanol dan 90% gasoline telah digunakan luas di Amerika Serikat. Begitu pula di Brazil, Finlandia, Jepang, Thailand, dan negara-negara lainnya (Sumber: Pertamina.com).

Di Indonesia, biofuel juga telah digunakan sejak tahun 2006. Pertamina dengan kerja kerasnya berhasil meluncurkan produk BioPremium (campuran 95% premium dan 5% bioethanol), Biosolar (campuran 5% Fatty Acid Methyl Ester dan 95% solar reguler), dan BioPertamax.

Di satu sisi, biofuel memiliki nilai positif, seperti krisis energi bisa diminimalkan dan kesehatan lingkungan bisa selalu dipertahankan. Namun jika booming produksi biofuel ini tidak disikapi dengan bijak, maka bisa jadi akan menstimulasi terjadinya krisis pangan di masa depan, dan ini adalah ancaman serius bagi manusia!

Biofuel menuju krisis pangan?

Kalau kita perhatikan, sumber bahan bakar terbarukan yang digunakan sebagai campuran bahan bakar reguler seperti bioethanol pada biogasoline, diolah dari bahan baku pangan yang selama ini juga dikonsumsi manusia.

Misalnya bioethanol, yang selama ini digunakan sebagai campuran biogasoline di AS berasal dari bahan baku jagung dan di Brazil berasal dari bahan baku tebu. Sedangkan kita tahu bahwa 1000 liter bioethanol dapat diperoleh dari 2300 kg jagung, 2800 kg gandum, 10000 kg bit gula atau 13000 kg tebu (Sumber: Pertamina.com)..

Kalau sampai penggunaan biofuel tidak diimbangi dengan budidaya besar-besaran bahan bakunya, sangat dimungkinkan suatu saat krisis energi akan berubah menjadi krisis pangan.

Di dalam negeri, Pertamina sebagai perusahaan negara yang cukup memiliki pengaruh, seharusnya juga bisa menyikapi dengan bijak krisis energi yang terjadi, agar tidak sampai berujung kepada krisis pangan.

Syukurlah tampaknya Pertamina memahami benar hal ini. Karenanya untuk produksi bioethanol bagi campuran BioPremium dan BioPertamaxnya, Pertamina menggunakan tetes tebu (molases) sebagai bahan bakunya. Tetes tebu yang selama ini kita kenal sebagai produk samping (buangan) pengolahan tebu menjadi gula. Jadi tidak akan mengganggu produksi gula.

Memang tidak mudah jika hanya mengandalkan limbah untuk peningkatan produksi biofuel di masa mendatang. Karenanya perlu usaha yang keras dari Pertamina untuk terus menggali sumber-sumber baru yang potensial, yang selain dapat menekan terjadinya krisis energi dan lingkungan juga bisa menghindari terjadinya krisis pangan. Kerja keras dan konsistensi berinovasi harus terus dijadikan energi bagi Pertamina untuk terus maju. Kalaupun suatu saat tidak bisa dihindari penggunaan bahan pangan sebagai bahan baku biofuel, Pertamina harus ekstra keras memikirkan cara yang tepat agar usaha tersebut tidak sampai mengganggu stabilitas pangan di negeri ini. Mungkin ini juga bagian penting yang harus dilakukan Pertamina dalam usaha transformasi dirinya, yaitu bagaimana melahirkan Pertamina yang selalu bisa bijak dalam bersikap dan bertindak, profesional, dan memiliki responsibilitas yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan.

Mudah-mudahan dengan kerja keras Pertamina, suatu saat kita akan bisa berkata, “Selamat tinggal krisis energi, selamat datang lingkungan yang sehat, dan lupakan selamanya mimpi buruk krisis pangan”.

Comments»

1. Douglas Blackwell - January 7, 2010

Quality Information Thanks!

I have bookmarked your site, if you get a chance please take a look at our site

http://www.bio-partners.co.uk

there is some more information you may find useful in our members area!

Warm Regards,

Dougie

snhadi - January 9, 2010

Thank you so much!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: