jump to navigation

Tips Radikal Mencegah Aksi Kekerasan Siswa September 24, 2011

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
trackback

Saat ini kekerasan seolah telah menjadi budaya baru bagi kita. Kekerasan seolah-olah merupakan jalan terbaik menyelesaikan masalah. Tidak hanya masyarakat yang suka tawuran, pelajar dan mahasiswa pun akhir-akhir ini juga menjadi pelaku. Entah dari mana budaya ini dianut, yang jelas sebelum semuanya semakin runyam, tindakan ini harus segera dihentikan. Mungkin beberapa tips berikut ini (hasil menyepi sambil makan gorengan) bisa bermanfaat untuk mencegah aksi kekerasan yang dilakukan pelajar/mahasiswa:

  1. Hentikan acara televisi yang mengumbar adegan kekerasan baik fisik maupun mental sekarang juga. Contoh salah satunya acara lawak OVJ, yang meski menggunakan alat peraga yg tidak berbahaya tapi adegannya yang sarat kekerasan seperti memukul, mendorong, menjatuhkan, dll bisa saja ditiru anak2.
  2. Jauhkan anak-anak kita dari melihat berita-berita kriminal dan gosip (infotainment). 
  3. Untuk orang tua, hindari bertengkar saat ada anak di rumah. Jangan biasakan menghukum anak dengan kekerasan.
  4. Untuk pihak sekolah/perguruan tinggi, buat surat perjanjian di atas materai untuk siswa baru, siapa yang ikut aksi kekerasan akan dikeluarkan secara tidak hormat.
  5. Jangan bangun sekolah dekat sekolah lainnya khususnya untuk SMP, SMA, dan PT. Jika sudah terlanjur, pindahkan salah satu sekolah khususnya yang mempunya siswa sering memulai tawuran ke daerah yang cukup jauh dari sekolah lainnya.
  6. Untuk sekolah/PT yang siswanya sering tawuran, saat penerimaan siswa/mahasiswa baru, buka lowongan hanya untuk kaum wanita saja. Jangan terima yang pria (wanita kan sangat jarang terlibat tawuran bukan?).  Lowongan buat calon siswa/mahasiswa pria hanya dibuka untuk sekolah yang jaraknya cukup jauh dari sekolah lain.
  7. Jadwalkan kunjungan antarsekolah/PT untuk sekedar bersilaturahim secara rutin terutama untuk sekolah/PT yang jaraknya dekat. Isi acara tersebut dengan kegiatan pertandingan persahabatan dll.
  8. Untuk para guru, jadilah pendidik yang benar-benar, bukan cuma pengajar. Berikan contoh yang baik di sekolah. Jangan hukum siswa dengan kekerasan.
  9. Sering libatkan siswa/mahasiswa dalam aksi sosial membantu orang-orang terlantar dan bernasib kurang beruntung untuk menumbuhkan rasa saling menyayangi kepada sesama.
  10. Yang terakhir, dan mungkin yang paling penting, ajarkan nilai-nilai agama yang benar. Berikan dengan contoh bukan sekedar perintah.

Saya cukup optimis jika beberapa langkah di atas bisa dilakukan dengan baik dan konsisten, saya yakin kekerasan akan dengan sendirinya menjauh dari lingkungan pendidikan kita.

Ayo semua bergerak untuk Indonesia yang lebih baik dan bermartabat!

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: