jump to navigation

Inilah Pemimpin Yang Dibutuhkan Jakarta March 24, 2012

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
trackback

Juli mendatang, Jakarta akan memilih pemimpin barunya. Menjadi menarik ketika kemudian masyarakat Jakarta disodorkan kepada banyak pilihan calon (ada 6 pasangan calon Gubernur DKI-1 dan wakilnya). Ada yang berlatar belakang purnawirawan TNI, mantan ketua MPR dan presiden partai, mantan kepala daerah, ekonom, seniman, bahkan ada calon yang saat ini masih menjabat sebagai gubernur dan walikota.

Kenapa Jakarta begitu menarik sehingga beberapa calon sengaja ber-urbanisasi dari daerahnya ke kota ini? Kenapa partai politik seakan tak mau kehilangan pengaruhnya di Jakarta? Jawabnya karena Jakarta itu gula, jadi wajar saja jika banyak semut berebut menikmati kemanisannya. Sebuah data menunjukkan sekitar 60-70% perputaran uang di negara ini terletak di Jakarta! Itu dari sisi ekonomi saja, belum dari sisi politis, Jakarta merupakan ibukota negara, yang segala sesuatunya menjadi pusat perhatian, tidak hanya di negeri ini bahkan di tingkat dunia. Jadi kalau Jakarta berhasil “dikuasai”, penguasaan Indonesia secara umum tinggal menunggu waktu. Iniah yang menjadi magnet bagi partai politik.

Saya pernah merasakan tinggal di Jakarta selama 3 bulan di tahun 2004. Karena saya tidak betah dengan “kekacauan” Jakarta, saya memutuskan tinggal di Bogor, meski kerja tetap di Jakarta. Sedikit banyak sebenarnya masalah di Jakarta dari tahun ke tahun sama saja: banjir, macet, kemiskinan, dan kebakaran! Menurut hemat saya, siapapun pemimpin yang bakal terpilih di pemilukada mendatang tidak bisa instan dan secara ekstrim mengubah Jakarta. Meskipun orang tersebut dengan penuh percaya diri mengatakan, “Masalah Jakarta, Serahkan pada Ahlinya”. Jakarta juga bukan Surakarta, Bangka Belitung, atau Sumatera Selatan, yang jumlah penduduknya jauh lebih sedikit dan relatif lebih homogen.

Menurut pendapat pribadi saya, yang dibutuhkan Jakarta saat ini adalah pemimpin yang bersih, berakhlak baik, dan tidak munafik (antara perkataan dan perbuatan seirama). Dengan pemimpin yang bersih, tingkat korupsi di Jakarta diyakini bisa ditekan. Kalau angka korupsi bisa ditekan, kebocoran-kebocoran anggaran bisa diminimalisir sehingga program-program untuk rakyat akan jauh lebih tepat sasaran. Dengan pemimpin yang berakhlak baik, diharapkan mampu memberikan contoh yang baik pula bagi bawahan dan masyarakatnya. Sehingga aksi premanisme, aksi pemerkosaan, pornografi dan seks bebas Insya Alloh akan bisa ditekan. Dengan pemimpin yang tidak munafik, yang sanggup memberikan contoh tidak hanya retorika semata membuat masyarakat Jakarta akan menaruh hormat dan semakin mencintainya. Kalau sudah begitu, apapun kebijakan yang dibuat pemimpinnya akan dipercayai secara penuh oleh rakyatnya.

Menurut saya itulah calon gubernur yang dibutuhkan Jakarta saat ini! Karena bagi saya, siapapun bisa membuat program yang bagus, tetapi belum tentu semua orang bisa menjadi pemimpin yang bisa diteladani. Seorang pemimpin yang bisa menjadi imam yang amanah dan tidak akan mengkhianati rakyat, seorang pemimpin yang bukan mengedepankan pencitraan tetapi aksi nyata, seorang pemimpin yang sederhana dan jauh dari kesan hedonis itulah pemimpin yang menjadi dambaan warga Jakarta, bahkan Indonesia.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: