jump to navigation

1 Mei: Hari Buruh Se-dunia! May 1, 2012

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags: ,
trackback

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap awal mei, kalangan buruh, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di belahan bumi lainnya kompak beraksi dan berdemonstrasi menuntut hak-hak buruh yang selama ini sering dianak-tirikan.

Kenapa nasib seringkali tidak berpihak pada buruh?

Sebagai seorang buruh, saya berusaha berpendapat objektif. Hal ini mungkin karena beberapa sebab:
1. Masih ada kalangan pengusaha yang menganggap buruh adalah BEBAN. Padahal seharusnya buruh adalah bagian ASET dari perusahaan yang WAJIB hukumnya dijaga dan dipelihara demi keberlangsungan nasib perusahaan.

2. Masih kuatnya pengaruh para pengusaha ini di kalangan pembuat kebijakan (pemerintah) sehingga undang-undang yang dibuat seringkali bersayap (multi tafsir), sehingga ujung-ujungnya buruh yang dipojokkan.

3. Tingginya semangat mengusung ego masing-masing. Buruh merasa bahwa hak-haknya selama ini masih dikebiri, sehingga memunculkan semangat utk terus berjuang. Sementara pengusaha merasa mereka punya uang, dan bisa kapanpun merekrut buruh yang baru yang lebih baik dan dengan senang hati akan melepas para buruh yang bandel.

Terlepas segala permasalahan di atas, sebenarnya kita punya solusi, menerapkan sistem ekonomi yang berkeadilan, sistem ekonomi syariah.

Dalam ekonomi Islam, haram hukumnya menahan hak-hak pekerja. Bahkan pengusaha diwajibkan membayar upah sebelum keringat sang buruh berhenti menetes!

Dalam ekonomi Islam pula, kita diharamkan memaksakan membebani para pekerja dengan tanggung jawab pekerjaan yang melebih kemampuannya. Bahkan kita diharuskan turun tangan membantu meringankan beban pekerjaan mereka. Di sini akan lahir jiwa saling tolong menolong antara buruh dan pengusaha.

Dalam ekonomi Islam, buruh diwajibkan tak hanya melulu menuntut hak tetapi harus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab. Dengan demikian para pengusaha akan merasa senang, begitu pula Alloh SWT akan mengganjar dengan pahala, “Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)”

Saya berharap 1 Mei tidak hanya dijadikan hari buruh yang di dalamnya selalu tergambar upaya buruh memperjuangkan hak-haknya, tetapi juga harus dijadikan momentum bagi para buruh agar semakin bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab.

1 Mei juga hendaknya dijadikan momentum bagi para buruh, “Jangan pernah puas hanya menjadi buruh, jadilah pengusaha. Pengusaha yang baik dan menjadikan buruh sebagai aset berharga bagi perusahaan!”

SELAMAT HARI BURUH!

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: