jump to navigation

Kesempatan Tidak Datang Dua Kali. Ujar-ujar Kuno! November 21, 2012

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags:
trackback

Terlalu asyik men-share tulisan via facebook membuat saya agak melupakan blog yg sejak 2008 saya ikuti ini. Tapi ya sudahlah, toh saya sekarang juga sudah kembali mulai menulis di blog ini.

Kali ini saya ingin berbagi tentang, “Kesempatan tidak datang dua kali. Ujar-ujar kuno!”

Sekedar ingin berbagi pengalaman saja. Seperti orang kebanyakan, awalnya saya percaya ujar-ujar sakti, “Kesempatan tidak akan datang dua kali!”. Ini membuat saya percaya, saya harus mengambil kesempatan yang tersedia, meski mungkin dengan persiapan apa adanya.

Karena persiapan yang tidak optimal, saya memang bisa ikut berebut kesempatan yang ada tetapi selalu gagal. Setelah gagal, saya kemudian akan bersedih dan menyesal kenapa saya sampai gagal, padahal kesempatan yang sama mungkin tidak akan datang lagi di masa yang akan datang (pikiran negatif yang seharusnya disingkirkan karena masih ada Tuhan yang mungkin saja akan memberikan kesempatan yang sama hingga tak terhingga).

Sebagai contoh saya, sejak lulus kuliah tahun 2004, saya berkeinginan bekerja menjadi seorang dosen atau peneliti. Kebetulan di tahun 2005 datang dua kesempatan menghampiri, satu kesempatan menjadi dosen di universitas negeri (IPB) dan peluang kedua adalah menjadi peneliti di LIPI. Karena khawatir banyak saingan di IPB (banyak honorer yang belum diangkat jadi PNS), maka saya memutuskan memilih berebut kesempatan menjadi peneliti di LIPI.

Tetapi karena persiapan yang seadanya, saya GAGAL di tahap awal. Sebagai manusia tentu saya kecewa karena terlanjur beranggapan bahwa kesempatan yang sama mungkin tidak akan datang lagi.

Tetapi Alloh SWT punya rencana lain. Saya kembali diberikan kesempatan untuk berkompetisi menjadi peneliti di LIPI di tahun 2010. Persiapan kali ini cukup baik, namun tidak cukup membuat saya bisa mengikuti proses lanjutan. Saya kembali kecewa…

Rupanya Alloh SWT kembali memberikan saya kesempatan untuk kembali berkompetisi menjadi seorang peneliti setahun kemudian, kali ini di sebuah BUMN pembuat vaksin di Bandung. Meskipun sudah menyandang gelar S2, saya kembali GAGAL. Saya tidak bisa menyelesaikan ujian tahap kedua dengan hasil optimal. Kali ini saya kembali kecewa…

Bersyukur, kesempatan untuk menjadi pegawai pemerintah datang lagi. Kali datang dari KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Tahun 2012 ini universitas negeri seluruh Indonesia sedang membutuhkan staf pengajar (dosen). Kali ini saya tidak mau kecewa lagi. Saya berdoa kepada Alloh SWT, “Jika pekerjaan ini baik bagi saya dan masa depan keluarga saya, maka mudahkanlah jalan saya mendapatkannya”.

Saya harus beberapa kali mondar-mandir BATAM (KEPULAUAN RIAU) – PURWOKERTO (JAWA TENGAH) untuk mengikuti tahapan proses yang disyaratkan, hal itu menambah motivasi saya karena ini menunjukkan bukti kepada Alloh SWT akan keseriusan saya. Dan Alhamdulillah, kesempatan keempat ini berakhir manis, saya LULUS!

Dan saat ini saya percaya, “Kesempatan mau datang kapanpun dan berapa kalipun itu urusan Alloh SWT. Saya akan berusaha menyambutnya dengan suka cita dan persiapan yang matang agar bisa menggenggamnya”.

Comments»

1. aiko - November 22, 2012

inspiratif,,, “semangggaattt “


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: