jump to navigation

Enam Tips Sederhana Memilih Pemimpin pada Pemilu 2014 March 11, 2014

Posted by snhadi in Kursi Patah.
Tags:
trackback
pemilu-2014

Foto: Ciricara.com

Sekitar satu bulan lagi (9 April 2014), bangsa ini akan mengadakan pesta demokrasi. Dengan anggaran biaya pemilu 2014 yang tidak sedikit (mencapai 16 triliun rupiah), sangat diharapkan pesta lima tahunan ini menghasilkan wakil-wakil rakyat dan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkualitas.

Pemilu 2014 mendatang diharapkan juga menjadi alat ukur kehidupan politik bangsa. Sejauh mana rakyat kita bisa belajar dari pengalaman bahwa memilih wakil atau pemimpinnya bukan didasarkan pada kepopuleran seseorang semata, tetapi lebih kepada rekam jejaknya yang baik dalam menyelesaikan permasalah masyarakat, meskipun mungkin tidak cukup mendapat perhatian dari media (tidak populer).

Opini media memang sangat mempengaruhi kepopuleran seorang calon atau partai politik. Jika tidak hati-hati mencermati, opini ini akan menjerumuskan kita pada pilihan yang salah. Dengan pemberitaan media, sosok calon pemimpin bisa sangat populer dan menonjol padahal bisa jadi tidak memiliki kemampuan apa-apa atau mungkin tidak lebih baik dari calon pemimpin yang sepi pemberitaan media.

Menurut pandangan saya, sebagai rakyat, selama waktu tersisa ini, kita bisa mulai mencari sosok pilihan wakil atau pemimpin yang kita anggap tepat dengan mengamati hal-hal sederhana seperti:

  1. Apakah calon wakil atau partai politik pendukungnya melakukan promosi yang sampai merusak keindahan dan kebersihan misalnya menaruh spanduk atau baligo di sembarang tempat (di tiang listrik, pohon, dsb)? Jika jawabannya IYA, jangan ragu untuk mencoretnya dalam daftar yang akan didukung.
  2. Apakah calon wakil atau parpol pendukungnya mengeluarkan dana jor-joran untuk kampanye? Jika IYA, siap-siap mempertimbangkan mencoretnya. Karena bisa jadi setelah menjadi wakil atau pemimpin, mereka “menuntut” kembali dana yang mereka keluarkan saat kampanye! (Melihat besarnya dana kampenye parpol: klik di sini)
  3. Singkirkan calon wakil atau parpol pendukungnya yang secara nyata memberikan uang atau iming-iming hadiah agar kita mendukungnya dalam pemilu.
  4. Jangan pilih calon wakil dari parpol yang banyak terlibat skandal korupsi. Ingat bisa jadi kasus yang ditemukan hanya bagian kecil dari puncak gunung es, sementara bagian besarnya masih belum terungkat. Jika pun harus memilih calon wakil, cari yang berasal dari parpol dengan kasus korupsi tersedikit (melihat indeks korupsi parpol menurut ICW dan KPK: Klik di sini).
  5. Perhatikan apakah calon wakil berasal dari parpol dengan rekam jejak yang buruk dari sisi pengkaderan alias partai dengan anggota banyak berasal dari bekas partai lain (politisi bajing loncat) atau orang-orang yang dimasukkan menjadi anggota partai karena memiliki kepopuleran (misalnya artis) atau dana berlimpah (misalnya pengusaha). Kalau IYA, pikirkan untuk tidak memilihnya dalam pemilu nanti (Melihat caleg artis: Klik di sini).
  6. Terakhir, pilih pemimpin yang memegang teguh janjinya. Jangan pilih calon wakil rakyat atau pemimpin yang diindikasi akan mengingkari janji yang pernah diucapkan saat kampanye. Misalnya saat kampanye bilang akan melakukan ini dan itu, akan berjanji tidak ini dan itu, tetapi setelah terpilih seolah-olah lupa dengan janji yang pernah diucapkannya (Berikut salah satu berita mengenai pentingnya seorang pemimpin memegang janji/amanahnya: klik di sini).

Mudah-mudahan dengan beberapa langkah sederhana di atas kita tidak sampai menyia-nyiakan dana triliunan rupiah dan mempertaruhkan nasib bangsa kepada orang-orang yang tidak pantas.

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: