jump to navigation

Saat Indonesia Darurat Contoh: Mendidik Itu Memberikan Contoh! May 4, 2015

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
Tags: ,
trackback
Hardiknas 2015

Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015

Sebagai seorang pendidik saya merasa bangga saat upacara bendera perayaan Hari Pendidikan Nasional tadi pagi, beberapa penghargaan diberikan kepada mahasiswa berprestasi tingkat universitas. Ada yang berprestasi dalam ajang debat bahasa inggris, ada yang berprestasi dalam bidang pendidikan, ada pula yang berprestasi dalam bidang keagamaan. Mereka adalah anak-anak kita, calon generasi penerus bangsa masa depan!

Di sisi lain, saya merasa sedih dan prihatin ketika masih ada anak-anak muda kita yang justru terpuruk baik dari sisi pendidikan maupun moral. Contoh terhangat adalah rencana akan diadakannya pesta bikini dalam rangka merayakan kelulusan sekolah menengah atas di Jakarta. Untung pada akhirnya rencana ini dibatalkan karena protes dari beragam lapisan masyarakat. Kalau tidak, saya tidak bisa membayangkan pesta model seperti ini akan berakhir seperti apa? (pesta miras dan narkoba kah, atau pesta seks bebas?)

Sebuah pertanyaan kemudian muncul di benak saya, kenapa di sisi yang satu ada generasi penerus yang membanggakan, sementara di sisi yang lain ada generasi penerus yang justru mengkhawatirkan?

Setelah merenung, saya menemukan sebuah jawaban. Mungkin semua hal ini terjadi karena pengaruh panutan atau contoh yang mereka lihat. Jika setiap hari para pemuda ini disuguhkan contoh yang baik di lingkungan keluarga, masyarakat, atau pendidikan, maka hampir bisa dipastikan mereka akan menjadi generasi yang penuh prestasi. Sebaliknya jika para pemuda ini disuguhkan contoh yang menyimpang, maka tidak mustahil mereka juga akan ikut menjadi generasi yang menyimpang.

Sebelum upacara bendera dilaksanakan, saya sempat mengambil gambar spanduk yang berisikan tema Hardiknas tahun ini. Temanya sangat baik namun menurut saya “terlalu tinggi”. Saya lebih senang kalau tema Hardinas 2015 ini diganti dengan “Mendidik itu Memberikan Contoh“. Karena menurut saya, Indonesia saat ini sudah masuk ke level “Darurat Contoh” (bukan hanya darurat korupsi atau darurat narkoba)!

Banyak tayangan televisi yang mendorong anak muda kita berbudaya kebarat-baratan. Banyak dari acara televisi kita mengumbar kehidupan artis yang tidak malu memakai celana dan baju pendek yang memperlihatkan keindahan tubuhnya atau tidak canggung berpelukan dan berciuman antarlawan jenis atau saling ejek dan hina di antara mereka. Semua ini memberikan contoh yang buruk.

Belum lagi contoh yang diberikan keluarga di rumah. Jarang orang tua mengajak putera-puteri belianya sholat berjamaah ke masjid sehingga kelak di kemudian hari mereka sudah terbiasa melakukannya. Tidak sedikit orang tua yang menunjukkan bukti kasih sayang dengan memberikan materi yang berlimpah kepada anaknya, padahal ini justru menyesatkan.

Darurat contoh juga terjadi di lingkungan pendidikan. Para guru setiap saat menggaung-gaungkan disiplin dan kejujuran kepada anak didiknya, tetapi dirinya sendiri masih tidak menerapkannya. Tidak sedikit guru yang datang terlambat hadir di kelas atau keluar kelas sebelum waktunya. Tidak sedikit guru yang berprilaku tidak jujur, misalnya dengan mengklaim hasil kerja teman sejawat atau mahasiswanya sebagai hasil kerja kerasnya.

Beberapa contoh di atas hanya sebagian kecil contoh keseharian yang terlihat dan mungkin akan ditiru oleh generasi muda kita. Karenanya sangat layak kalau kita sebut Indonesia sudah Darurat Contoh! Oleh karenanya di Hari Pendidikan Nasional tahun ini, mari kita bersama merenung. Sudah seberapa banyak contoh kebaikan yang kita berikan kepada keluarga, masyarakat, dan anak didik kita. Tidak perlu menyalahkan orang lain, mari sama-sama kita memperbaiki diri sehingga kita layak menjadi manusia yang peduli nasib generasi muda Indonesia masa depan: Memberikan pendidikan terbaik dengan Contoh Terbaik!

Akhirnya saya sampaikan Selamat Hari Pendidikan Nasional! Semoga Alloh SWT senantiasa membimbing langkah kita. Aamiin.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: