jump to navigation

70 Tahun, Saatnya Pensiun Indonesia! August 17, 2015

Posted by snhadi in Senyuman Cinta.
Tags: ,
trackback

20150817_075031Saat ini, di tengah gegap gempita persoalan rupiah yang terus melemah dan harga daging sapi yang terus melonjak, rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke larut dalam kegembiraan. Seluruh penduduk negeri, tua muda, besar kecil dengan semangat yang membara dan rasa syukur yang mendalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-70 Republik Indonesia.

Di sepanjang jalan, baik jalan beraspal atau masih tanah, terlihat umbul-umbul dan bendera bernuansa merah putih banyak berjejer anggun. Di lapangan-lapangan terbuka, baik di kampung atau pun di kota, lomba-lomba bernuansa tradisional diselenggarakan dan panggung-panggung besar atau kecil didirikan. Semua itu dilakukan untuk satu tujuan: Memperingati Hari Proklamasi ke-70 RI.

Tidak salah memang kita larut dalam kegembiraan tersebut. Asalkan kita tidak sampai lupa mengambil hikmah kemerdekaan yang Alloh SWT hadiahkan kepada bangsa ini.

Angka 70 menurut ukuran seorang dosen bergelar profesor memiliki makna yang luar biasa. Karena di usia tersebut, seorang profesor harus siap-siap menapaki dunia yang baru: DUNIA PENSIUN. Dunia yang seringkali membuat stress dan jika tidak dipersiapkan baik-baik membuat para pelakunya hanyut dalam nestapa dan kerugian berkepanjangan.

Dari sudut pandang sebuah negara, angka 70 dianggap sebagai angka kedewasaan. Kedewasaan yang membuat kita dapat memilah dan memilih mana yang akan mendatangkan kebaikan untuk kita. Angka istimewa yang sudah seharusnya membuat bangsa Indonesia memikirkan masa PENSIUN. Pensiun dari kebergantungan pada pihak lain. Pensiun dari belenggu bangsa lain dan berani mengambil pilihan merdeka yang benar-benar merdeka, bukan kemerdekaan semu. Pensiun dari pasungan kapitalisme. Pensiun dari pertikaian tak berujung pangkal yang tidak prinsipil. Pensiun dari ego kesukuan dan sektoral. Pensiun dari kesombongan menjadi negeri dengan kekayaan melimpah ruah yang membuat kita malas.

Di H.U.T ke-70 ini, pemerintah mengambil tema,”Ayo kerja!”. Tema yang tepat agar kita tidak hanya larut dalam kegembiraan peringatan saja, tetapi bertindak nyata dengan melakukan kerja demi bangsa. Kerja agar kita cepat bisa pensiun dan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang dirahmati, diberkahi, dan ridhoi Alloh SWT.  Aamiin.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: