jump to navigation

Saat Orang Kreatif Menangkap Kemarau Sebagai Peluang September 2, 2015

Posted by snhadi in Inspirasi Persahabatan.
Tags: ,
trackback
Media Tanam Organik Gedebog Pisang

entergizer.wordpress.com

Saat orang lain sibuk menyalahkan El nino sebagai biang keladi kemarau panjang di Indonesia, sebagian kecil orang justru menangkapnya menjadi sebuah peluang. Menurut orang-orang ini, buat apa mencari kambing hitam, toh kalaupun pada akhirnya ketemu, masalah tidak serta merta beres. Mencari kambing hitam hanya buang-buang waktu saja. Lebih baik waktu yang ada dimanfaatkan untuk menemukan solusi.

Maka jangan heran jika kemudian muncul beragam solusi yang ditawarkan. Di dunia pertanian, saat sawah-sawah kekeringan dan sulit ditanami padi sehingga cenderung ditelantarkan begitu saja, maka hadir solusi yang disebut “Kedelai SUPERBODI” (singkatan: kedelai disusupkan di antara bonggol padi). Dengan metode ini, petani tetap bisa memproduktifkan lahannya dengan menanam kedelai yang diletakkan di sela-sela rumpun padi, yang ternyata mengandung air dan nutrisi yang cukup bagi kedelai tumbuh dan berkembang hingga tiba saatnya panen.

Ada pula orang yang melakukan budidaya sayuran di batang pohon pisang. Ternyata bonggol pisang mengandung cukup air bagi pertumbuhan dan berkembangnya tanaman sayuran. Padahal selama ini bonggol pisang dibuang begitu saja, selepas buah pisangnya diambil.

Ada juga orang yang menggunakan sistem pengairan tetes untuk mengairi tanaman budidayanya. Secara kuantitas jumlah air yang digunakan hanya 1/10 dari air untuk pengairan pada umumnya. Jelas ini menjadi sebuah solusi saat kita sedang kekurangan air di musim kemarau. Dengan teknik ini, tanaman tidak digerojog banyak air untuk pengairan, tetapi cukup setetes demi setetes namun berkesinambungan. Dan ternyata metode ini cukup untuk membuat tanaman dapat berfotosintesis dengan baik.

Ketiga contoh di atas menjadi bukti dari sekian banyak solusi yang dimunculkan orang-orang kreatif. Orang-orang yang fokus kepada solusi, bukan sekedar bicara basa-basi. Harapan kita memang kemarau panjang semoga segera bisa berakhir, tetapi itu bukan satu-satunya harapan. Harapan terbesar adalah agar semakin banyak orang yang hadir sebagai pencetus solusi. Agar kemarau yang datang bukan menjadi bencana melainkan menjadi peluang.

 

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: