jump to navigation

Mereka Yang Turun Gunung Menjadi Petani October 31, 2016

Posted by snhadi in Goresan Ilmu, Inspirasi Persahabatan.
Tags: , , , ,
trackback
tanda-tangan

Aksi tanda tangan dukung kedaulatan pangan

Sabtu, 29 Oktober 2016, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman kedatangan tamu istimewa. Dua orang hebat dengan latar belakang berbeda namun memiliki visi masa depan yang sama: Untuk pertanian Indonesia yang berjaya!

Orang hebat pertama adalah Jenderal (Purn.) Dr. Moeldoko, mantan Panglima TNI ke-15. Orang hebat kedua adalah Karen Tambayong, Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara VIII yang juga pendiri Forum Pangan dan Pertanian Indonesia dan Ketua International Association of Horticultural Producers (AIPH).

Civitas akademika Faperta Unsoed merasakan kedatangan keduanya ke Purwokerto memberikan makna luar biasa. Apalagi saat ini, Faperta Unsoed sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-54. Tentu kedatangan kedua orang hebat ini menjadi kado istimewa.

Kedatangan Jenderal (Purn) Moeldoko dan Karen Tambayong memberikan inspirasi dan motivasi kepada para pemuda khususnya mahasiswa Faperta Unsoed agar lebih mencintai dunia pertanian. Pertanian itu masa depan bangsa. Dengan pertanian yang mandiri stok logistik bagi bangsa terpenuhi. Dan tentu hal tersebut menjadi tujuan bagi negara manapun di dunia. Tidak ada artinya tentara kuat, kalau persediaan logistik morat-marit. Tentara kuat pun akan jatuh sakit dan lemah.

Untuk mendukung dunia pertanian, selepas pensiun dari jabatan Panglima TNI, Jenderal (Purn.) Moeldoko terjun ke dunia pertanian. Beliau mencari anak-anak muda yang mau bergabung dengannya menjadi petani dan mengelola pertanian agar menghasilkan pangan yang mandiri. Potret petani Indonesia yang tua dan miskin harus segera diubah. Dengan semangat anak muda, tidak mustahil pertanian Indonesia akan kembali berjaya!

Sepaham dengan Jenderal (Purn.) Moeldoko, Karen Tambayong mencintai pertanian karena sebuah kepercayaan: dunia pertanian dapat secara signifikan mengurangi angka kemiskinan di negeri ini. Dan pertanian akan dapat berbuat banyak jika anak-anak muda turun tangan memberikan solusi. Sudah saatnya kita mencontoh negara-negara lain, negara yang anak-anak mudanya peduli pada pertanian. Bahkan, anak-anak muda yang terjun menjadi praktisi pertanian sedang menjadi trend di negara-negara barat. Jiwa muda yang kreatif dan inovatif akan membuat dunia pertanian menjadi lebih bergairah.

Dalam acara tersebut juga dibacakan Ikrar Putera-Puteri Soedirman dan pembubuhan tanda tangan di atas kanvas sebagai bukti akan tekad kuat mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: